Postingan

Jatuh Cinta Pada Ikan Bakar di Kupang, Nusa Tenggara Timur

Gambar
  Tulisan ini akan sedikit berbeda dari tulisan – tulisan sebelumnya yang banyak tentang alam, namun masih sama sama tentang tempat baru yang saya kunjungi. Kupaaaang, Nusa Tenggara Timur. Mungkin memang saya cukup jatuh cinta dengan Nusa Tenggara, tapi memang kupang cukup berkesan untuk saya singgahi. Saya ke kupang lagi – lagi karena urusan pekerjaan yang mengharuskan saya singgah di kupang hampir 5 hari. Cukup menyenangkan melihat – lihat kupang dengan segala budaya alamnya, walaupun saya tidak sempat mengeksplor   pantai – pantai kupang yang eksotis karena waktu yang sangat mepet dengan jadwal saya berikutnya, dan   jarak yang cukup jauh dari   penginapan saya untuk mencapai pantai   -   pantai indah di Kupang. Waktu itu saya menginap   di dekat bandara, karena memang kupang sedang ramai pendatang waktu itu. Kalau saran saya, apabila teman   - teman ingin singgah di Kupang, bisa mencoba menginap di   Sotis Hotel Kupang,   d...

Mengenal Suku Sasak dan tradisinya melalui Desa Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat

Gambar
  Tulisan terakhir dalam Lombok Series kali ini ditutup manis dengan kenangan berkeliling Kampung Sade di Rambitan, Pujut, Lombok, Nusa Tenggara Barat.  Desa Sade yang merupakan Desa Tradisional ini memang kampung nya suku sasak, suku tradisional di Lombok. Masih sangat kental sekali tradisi, dan budaya budaya luhur yang mereka pegang, bahkan bangunan rumah – rumahnya pun masih sangat tradisional, tidak banyak berubah mengikuti zaman. Lokasi Kampung Sade ini sebenarnya bukan yang sangat terpencil atau terpelosok, berada di pinggir jalan besar di Desa Rambitan, Pujut, Lombok. Dari kejauhan sudah terlihat Gapura mirip atap rumah khas Lombok. Untuk masuk dan berkeliling ke Desa Sade ini memang tidak ada tiket masuknya alias gratis, tapi seingat saya ada kotak amal yang bisa kita masukkan sedikit uang untuk pembenahan dan kas desa ini. Untuk berkeliling Desa Sade ini ada beberapa pilihan, bisa berkeliling sendiri, atau juga bisa menggunakan local guide untuk menemani berkeli...

Fenomena Pekerja Anak di Indonesia: Potret Anak – Anak Penjual Gelang di Lombok, NTB

Gambar
  Industri pariwisata memiiki potensi ekonomi yang tinggi bagi suatu negara, tak terkecuali bagi negara Indonesia. Pariwisata menjadi salah satu aspek penting dalam perekonomian nasional di Indonesia. Dalam 10 tahun terakhir sebelum pandemi, sektor pariwisata terus menunjukkan trend peningkatan yang signifikan. Bahkan, pada tahun 2019, pariwisata dapat menyumbang devisa negara hampir US$ 20 miliar. Walaupun menurun drastis ditahun 2020 dan 2021 akibat pandemi COVID 19, namun pariwisata masih di prediksi dapat kembali pulih dengan cepat setelah tren pandemi mulai mereda. Walaupun secara ekonomi, pariwisata memiliki peranan penting dalam perekonomian nasional, namun bukannya tak beresiko. Pengembangan pariwisata memiliki resiko berupa rentannya anak-anak di destinasi wisata menjadi korban kekerasan dan eksploitasi anak, termasuk rentannya menjadi pekerja anak. Masa anak – anak adalah masa yang paling membahagiakan, karena pada masa itu yang mereka lakukan hanyalah bermain dan belaj...

Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese Lombok, NTB: Keindahan Mana Lagi yang Kau Dustakan

Gambar
  Menulis tentang pantai dan bukit indah di Lombok tidak akan pernah ada habisnya, eloknya valid saya kira, siapa yang menolak mengatakan Pantai di Lombok salah satu yang terbaik dan sangat memanjakan mata maupun kamera. Salah satu pantai di Lombok yang saya kagumi keindahannya adalah Pantai Tanjung Aan yang satu paket dengan Bukit Merese, karena memang sebelahan saja. Walau bukan tipikal pantai yang menenangkan seperti Pantai Mawun yang membekas untuk saya, Pantai Tanjung Aan ini indahnya mutlak. Pantainya yang putih, Air Laut nya yang biru bergradasi, dan jajaran bukit yang menghijau mengelilingi pantai tersebut. Pantai Tanjung Aan menurut saya, salah satu pantai yang wajib dikunjungi apabila ke Lombok, walaupun jaraknya dari Mataram bisa menempuh 1,5 jam perjalanan, tapi sangat worth to visit. Untuk tiket masuk Pantai Tanjung Aan ini, seperti pantai – pantai lain, tidak ada, hanya parkir mobil saja sebesar Rp. 10.000,. Pantai Tanjung Aan ini memiliki garis pantai sepanjang...

Menemukan Ketenangan dari Sebuah Kelapa Muda di Pantai Mawun, Lombok, NTB

Gambar
Menulis pengalaman mengunjungi pantai - pantai elok di Lombok sebenarnya salah satu cara saya mengobati kerinduan saya pada Laut, Pantai, dan Hembusan angin serta Bau Khas yang menyertainya. Masih menyambung perjalanan saya di Lombok dan Pantai Selong Belanak sebelumnya, saya melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya yaitu ke Pantai Mawun. Perjalanan tidak terlalu jauh dari Pantai Selong Belanak, waktu itu hanya ditempuh perjalanan sekitar 17 – 20 menit untuk menuju Pantai Mawun. Ketika saya kesana, Pantai Mawun tidak ada biaya masuk atau tiket masuknya, hanya biaya parkir saja, waktu itu untuk biaya parkir mobil hanya Rp. 10.000,- saja. Pantai Mawun, pantai yang saya pikir biasa saja, tapi ternyata ini tipikal pantai yang saya membuat saya jatuh cinta di pertama saya melihatnya. Pantai Mawun ini, sebenarnya bagian dari teluk yang lokasinya di Lombok bagian selatan. Walau tidak sepanjang Pantai Selong Belanak, tapi garis pantai dari Pantai Mawun cukup unik, seperti tapal kuda ap...

Pantai Selong Belanak Lombok, NTB : Keindahan dan Pulau Sakral yang Menyimpan Kutukan

Gambar
  Seperti janji yang harus dibayar lunas, tulisan tentang perjalanan ke pantai – pantai elok di Lombok, juga harus saya lanjutkan. Sepertinya akan ada beberapa tulisan mengenai pantai pantai indah di Lombok, khususnya Lombok bagian selatan. Belajar dari kekonyolan hari sebelumnya saat berkunjung ke Pantai Kuta Mandalika, perjalanan untuk ke destinasi selanjutnya, saya mencoba menyewa mobil beserta supirnya, yang akhirnya merangkap juga menjadi tour guide saya. Berbeda dengan ketika mengunjungi Pantai Kuta Mandalika, destinasi – destinasi selanjutnya saya tidak ditemani siapapun, karena teman – teman saya memilih untuk pulang dan saya memutuskan untuk berkeliling sendiri. Saya berniat sendiri menggunakan ojek online, seperti kota – kota lain yang biasa saya kunjungi, tapi berbekal pengalaman hari sebelumnya, saya putuskan untuk menyewa mobil saja. Waktu itu, supir yang menemani saya bernama Mas Eddy, saya kenal beliau karena sempat mengantar pimpinan kantor saya juga, dan mema...

Sore di Kuta Mandalika, Lombok NTB

Gambar
  Menginjakkan kaki di tanah Lombok pertama kali untuk saya merupakan momen yang tak terlupakan. Waktu itu Februari 2020 sebelum COVID 19 mulai meluas di Indonesia, kebetulan dapat tugas dinas hampir seminggu di Lombok.  Entah kesan pertama saya di Lombok, suasananya hangat seperti di Yogya, berbukit tapi banyak pantai, jalannya yang bekelok, tidak terlalu ramai seperti tetangganya, yaitu Bali, ditambah warganya yang masih ramah dan hangat. Saya menginap di D’Praya Hotel, di Kabupaten Lombok Tengah waktu itu, karena kebetulan setelah agenda besar pimpinan, kita ada kegitan kantor di hotel itu selama 3 hari.   Dan saya akhirnya memutuskan untuk extend di Lombok.  Sore setelah kegiatan waktu itu, saya bersama 2 fasilitator yang merupakan dosen UGM dan Universitas Kupang, ditemani 1 teman dari German yang membantu project kami selama di Lombok berencana untuk mengunjungi pantai. 2 teman kantor saya kurang suka berwisata dan lebih memilih tidur ketika   itu. Lon...